Sekedar tulisan aneh dari jari-jari mungil.

Hujan lagi

Puisi ini tentang cinta.
Sekali lagi saya tegaskan, ini tentang cinta.

Cinta yang seakan menggantung.
Menggantung tepat pada dahan yang retak.
Bagaimana mungkin aku bertahan ?
Jika tempat Ku bertahan saja sudah hampir goyah.
Bagaimana mungkin aku akan turun ?
Jika sebelum turun aku akan terjatuh lebih dulu. Karena dahan itu sudah tak sanggup lagi menopangku.

Jika aku memaksa, mungkin dahan itu akan patah sebelum perkiraanku.

Bagaimana ? Menakutkan bukan ?
Begitulah~

Tidak mungkin cinta bisa dipaksakan, bila salah satu dari pasangan 👫 hatinya goyah, retak, dan mungkin sudah tidak sanggup lagi untuk bertahan. Jangan memaksakan sesuatu yang akan membuat orang lain terluka.

Puisi asal-asalan dibuat pada tanggal 13 januari. Tepat pada sore hari menjelang senja ditemani hujan gerimis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Argyle Creme Template © by beKreaTief | Copyright © PURMA's